Polsek Kota Ponorogo mengamankan salah satu anggota sindikat penyebar kotak amal ‘bodong’ dengan modus amal untuk anak yatim dan fakir miskin.
Pelaku adalah SH (38) warga Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
![]() |
| Polsek Ponorogo amankan anggota sindikat kotak amal palsu |
Pelaku yang bertugas mengambil kotak amal yang telah disebar ke warung-warung ini nyaris dihakimi warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Kamis (16/10/2014) malam.
Kapolsek Kota Ponorogo, AKP Tulus Hariadi menyatakan, SH diserahkan oleh warga pada Kamis (16/10) jelang tengah malam karena dicurigai menjadi kaki tangan sebuah lembaga amal sosial keagamaan Baitulllah FKAM yang beralamat di salah satu jalan di Kecamatan Kota, Ponorogo.
Warga resah karena alamat yang tertulis adalah alamat palsu. Beberapa warga yang mengecek di lokasi tidak mendapati kantor lembaga melainkan rumah warga yang tidak ada hubungannya dengan lembaga yang tertulis. “SH mengaku alamat itu baru akan dikontrak,” ungkap AKP Tulus.
Saat diperiksa, kepada polisi SH mengaku ditugasi mengambil kotak yang telah dititipkan di warung, rumah makan atau mushola dan lokasi-lokasi lain satu kali tiap bulan lalu menggantinya dengan kotak kosong. Dari tugas tersebut, ia mendapat fee atau honorarium sebesar 10 persen dari jumlah uang yang terkumpul dari dalam kotak.
AKP Tulus menyatakan, SH mengaku ada sekitar 200 kotak yang telah disebar di wilayah Kecamatan Kota Ponorogo. Dari ratusan kotak tersebut, tiap bulan uang yang berhasil dihimpun mencapai Rp 9 juta sampai Rp10 juta.
“Kalau di Ponorogo mencapai 600-an kotak. Berapa besarnya SH belum mengaku,” ujarnya, Sabtu (18/10/2014).
Polisi sendiri mengaku belum bisa menentukan status hukum SH. Berbagai pengecekan dan konfirmasi serta pemeriksaan masih terus dilakukan. Mulai dari alamat yang tertera di kotak amal, pengurus selain SH, hingga aliran dana dari lembaga tersebut.
“Kita masih memastikan alamat lembaga Baitullah FKAM ini. Kalau di Ponorogo tidak ada kantornya. Pengakuan SH, Ponorogo hanya cabang, pusatnya di Solo. Inilah yang masih akan kami cek dengan berkoordinasi dengan kepolisian di sana,” terangnya.
Untuk sementara, SH diamankan di Mapolsek Kota Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut. SH sendiri belum bisa diwawancara oleh awak media. Ini karena status hukum SH yang belum jelas dan masih terus diperiksa oleh penyidik. Belasan kotak yang diambil SH juga turut diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Judul : Polsek Ponorogo amankan anggota sindikat kotak amal palsu
Sumber : lensaindonesia.com

0 Response to "Polsek Ponorogo amankan anggota sindikat kotak amal palsu"
Post a Comment