Warga Ponorogo ditemukan tewas menggantung di tengah sawah

Warga Desa Patihankidul, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo digemparkan dengan ditemukanya mayat Sobikan (65) yang tewas dengan posisi leher tergantung pintu rumah pompa di area persawahan desa setempat, Jumat (10/10/2014).

Jenazah pria yang sebentar lagi akan menikahkan putranya tersebut ditemukan oleh Boinem, warga setempat saat pulang dari pasar.

Warga Ponorogo ditemukan tewas menggantung di tengah sawah
Warga Ponorogo ditemukan tewas menggantung di tengah sawah

Ketika itu, Boinem yang melintas di dekat rumah pompa air di tengah sawah yang ditanami jagung, melihat tubuh korban yang kelihatan duduk dengan kepala menunduk hingga wajahnya menempel ke dinding bambu.

Karena dikira tidur, Boinem pun mendekati Sobikan. Ia lantas terkaget-kaget saat mengetahui Sobikan telah tidak bernyawa dengan leher terjerat tali yang jung satunya terikat di kayu bingkai pintu rumah pompa air tersebut.


“Saya pulang dari pasar, biasa lewat sini mas karena lebih dekat, tiba-tiba melihat Pak Sobikan seperti duduk, diam dan setelah saya dekati ternyata ada tali plastik yang mengikat lehernya,” ungkap Boinem terbata karena masih shock.

Melihat korban yang seperti gantung diri tersebut, Boinem langsung melaporkan kepada warga, dan setelah dilihat bersama-sama warga yang lain, ternyata korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Dengan ditemukanya korban yang diduga gantung diri tersebut, warga kemudian melaporkan kepada perangkat desa setempat yang langsung diteruskan ke Polsek Siman, dan kemudian bersama-sama warga menurunkan korban untuk dibawa pulang.

“Setelah kita mendapatkan laporan dari warga, anggota langsung menuju TKP, dan benar ada korban gantung diri,” ucap AKP Hariyadi, Kapolsek Siman.

“Dari keterangan tetangga dekat dan kerabat, korban selama ini mengidap penyakit menahun yang tak kunjung sembuh, mungkin ini yang menyebabkan korban mengakhiri hidupnya,” ucapnya menambahkan.

 Sementara dari hasil outopsi luar yang dilakukan tim medis dari Puskemas Ronowijayan, menyebutkan, tidak ditemukanya luka-luka penganiyaan, namun yang ditemukan yaitu, leher patah, dan sperma yang keluar dari kemaluan serta lidah yang sedikit menjulur.

“Dari hasil outopsi luar tidak ditemukan adanya luka-luka penganiyaan, namun yang ditemukan adalah leher patah dan sperma keluar dari kemaluan,” jelas Lestari, tim medis dari Puskesmas Ronowijayan, Siman.

“Jadi tewasnya korban adalah murni karena gantung diri,ini setelah adanya pemeriksaan dari tim medis dari Pukesmas Ronowijayan,” tegas AKP Haryadi.

Karena tidak ditemukan adanya bekas penganiyaan dan korban bisa dipastikan tewas karena gantung diri, kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

Judul : Warga Ponorogo ditemukan tewas menggantung di tengah sawah
Sumber : lensaindonesia.com

0 Response to "Warga Ponorogo ditemukan tewas menggantung di tengah sawah"

Post a Comment